Bahaya Tidur Terlalu Lama yang Patut Diwaspadai

Tidur merupakan salah satu kebutuhan manusia yang harus tercukupi. Bahkan tidur ini menjadi alata atau tameng yang bisa di gunakan untuk melawan penyakit. Semakin baik kualitas tidur anda, semakin baik pula ketahanan sistem imun pada tubuh anda. Ada beberapa kebiasaan baik sebelum tidur malam demi meningkatkan kualitas tidur anda.
ads

Meskipun begitu, tidur yang baik adalah tidur yang sesuai dengan kebutuhan. Yakni rentang waktunya sangat pas, tidak terlalu cepat juga tidak terlalu lama. Tentu saja jam tidur yang terlalu sempit akan membuat tubuh anda kehilangan stamina dan kondisi yang fit. Juga keadaan banyak tidur sebenarnya juga tidak baik untuk tubuh. Ada beberapa orang mengalami kebiasaan susah tidur, dan itu bisa diatasi dengan berbagai cara. Misal dengan membaca buku, dan lain-lain. Masih banyak tips mengatasi susah tidur di malam hari.

Selain itu, yang perlu di perhatikan adalah bagaimana anda tidur. Misal apakah anda tidur dengan mulut terbuka, ngorok, dan sebagainya. Sebab, ada bahaya tidur ngorok juga. Ada banyak penyebab tidur ngorok, Bukan hanya di lihat dari waktu lamanya anda tidur. Tidur yang baik adalah tidur yang memiliki kualitas cukup. Yakni meskipun anda tidur dalam waktu singkat, namun berkualitas tentu hasilnya lebih baik dari pada tidur dalam waktu lama namun kualitas nol besar. Biasanya, mereka yang nyenyak tidur juga terlihat. Misal dengan ngiler. Meski kadang malu, saat bangun tidur mulut penuh iler. Jangan khawatir, karena ada banyak cara mengatasi tidur ngiler Simak ulasannya berikut ini

1. Menyebabkan rasa pusing dan sakit kepala

Jangan salah mendefinisikan rasa pusing dan sakit kepala, karena ada perbedaan sakit kepala dan pusing. Ternyata tidur yang lebih dari cukup atau terlalu lama malah menjadi penyebab sakit kepala terus menerus. Hal ini di sebabkan karena tidur yang banyak akan mempengaruhi kandungan neurotransmitter di otak. Ia akan berjalan tidak seperti biasanya. Hal inilah yang menyebabkan munculnya pusing. Bukan hanya jam tidur yang terlalu lama yang menyebabkan anda sakit kepala, pengaruh alkohol dan kafein juga menyebabkan demikian. Selain itu, masih banyak kerugian karena akibat sakit kepala.

 

2. Resiko terkena diabetes

Selain menyebabkan sakit kepala, ternyata tidur dalam waktu yang lama juga memicu potensi gejala penyakit gula. Pola tidur yang tidak teratur atau berantakan ini akan membuat kadar gula dalam tubuh anda meningkat. Terutama jika ada riwayat penyakit ini dalam silsilah keluarga anda. Untuk menghindarinya, anda bisa melakukan pola tidur teratur. Sebab, banyak akibat kurang tidur malam yang sangat merugikan tubuh.

3. Konsentrasi pikiran menurun

Selain berpengaruh pada penyakit, sebenarnya pola tidur yang tidak seimbang ini juga berpengaruh pada aktivitas mental anda. Salah satunya adalah penurunan konsentrasi. Hal ini bisa terjadi karena sel sel otak yang telah lama tidak di aktifkan, kemudian secara mendadak di paksa aktif. Tentu saja membuat diri anda menjadi bingung. Ada beberapa cara untuk meningkatkan fokus, misal dengan minum banyak air putih dan sebagainya.

4. Resiko terkena obseitas

Penyakit gula atau obesitas adalah penyakit yang sering mengenai masyarakat Indonesia. Banyak sekali penyebab penyakit obesitas. Siapa sangka, tidur menjadi penyebab menumpuk lemak di paha, penyebab lemak di leher, dan penyebab lemak menumpuk di lengan. Hal ini di sebabkan karena waktu tidur anda cenderung diam atau tidak begerak. Sehingga lemak lemak yang ada di dalam tubuh tetap menumpuk dan tidak terbakar. Menurut hasil penelitian, banyak tidur meningkatkan obesitas sebanyak 21% lebih tinggi dari pada mereka yang biasa tidur pada waktu yang cukup.

5. Resiko terkena penyakit jantung

Selain terkena beberapa penyakit yang berkaitan dengan gula darah, ternyata tidur juga meningkatkan tanda tanda sakit jantung. Perlu anda ketahui, bahwa penyakit jantung adalah penyakit mematikan di dunia. Berdasarkan hasil penelitian menyebutkan bahwa mereka yang tidur lebih dari waktu 8 jam menjadi gejala awal penyakit jantung.

6. Cenderung mudah depresi

Selain terkena penyakit fisik, bagi mereka yang sering tidur juga beresiko terkena gangguan. Entah itu penyakit, kelainan, atau cacat, karena ada perbedaan sakit jiwa dan cacat mental. Misalnya terkena akibat depresi. Kebanyakan penderita yang mengalami depresi cenderung lebih banyak menghabiskan waktunya untuk tidur. Hal ini di sebabkan karena mereka pikir dengan tidur masalah akan sedikit terselesaikan atau setidaknya mampu mengobati sakit hati yang timbul.

7. Terkena sakit atau nyeri pada bagian punggung

Perlu anda ketahui, saat anda tidur banyak penyakit yang siap menyerang diri anda. Penyebab sakit pungung adalah salah satu dampak banyak tidur. Hal ini di sebabkan minim nya aktivitas yang di lakukan. Sehingga punggung akan bergerak sedikit atau cenderun diam saja. Hal ini menyebabkan punggung anda terus terasa sakit dan nyeri.

8. Beresiko merusak otak

Tidur yang terlalu banyak juga tidak baik untuk kesehatan bagi otak. Hasil studi yang di lakukan pada tahun 2012 menyebutkan bahwa tidur dalam waktu yang terlalu lama menyebabkan terjadinya kerusakan otak yang cukup parah. Apalagi jika hal ini terjadi pada dewasa usia 45 tahunan. Bagi wanita, kegiatan tidur lama akan memicu penyebab penuaan dini. menyebabkan penuaan bagian kulit wajah. Untuk itu, mulailah sekarang untuk menjaga kesehatan otak. (Baca : tips menjaga kesehatan otak , Cara Meningkatkan Kinerja Otak)

9. Berakibat fatal, berujung pada kematian

Salah satu akibat paling fatal atau bahaya dari seseorang yang menyukai hobi tidur adalah kematian. Ternyata siapa sangka, banyak tidur juga bisa menyebabkan resiko kematian lebih cepat. Hal ini di sebabkan karena saat tidur banyak dari alat dan organ tubuh beraktivitas dalam keadaan lambat atau tidak bekerja. Sehingga mereka bisa saja mati secara tiba tiba.

Itulah pembahasan mengenai Bahaya Tidur Terlalu Lama. Sesuatu yang kurang memang tidaklah baik. Namun ketika kita memberikan kadar yang terlalu banyak juga lebih tidak baik. Untuk itulah selalu usahakan untuk dapat tidur dalam waktu yang cukup. Lamanya jam tidur juga usahakan untuk tetap normal. Sehingga organ tubuh juga bisa di jaga dengan baik

This entry was posted in ARTIKEL. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *